RSS
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Januari 2010

TIPS LANGSING DI USIA MATANG

1. miliki tubuh berotot. olahraga aerobik dengan intensitas tinggi mampu membakar kalori selama latihan dan 10 jam sesudahnya, sedangkan latihan beban akan membuat pembakaran kalori terus terjadi selama 16 jam setelah latihan. dan semakin banyak otot yang terbentuk, maka semakin banyak pula kalori yang terbakar.
2. hindari penurunan berat badan secara drastis. hati-hati, diet ketat dapat membuat metabolisme tubuh melambat hingga 30%, karena tubuh seolah-olah tahu bahwa ia harus mengirit energi karena asupan makanannya yang juga sedikit.
3. makanlah dalam porsi kecil, tapi sering
4. cukup tidur dan jauhi sters.
5. konsumsi makanan peningkat metabolisme.
6. suplemen, karena otot memerlukan kalori lebih banyak, maka metabolisme pun meningkat. tetapi, untuk menurunkan berat badan, suplemen hanyalah bersifat membantu. anda harus tetap menjaga asupan makanan dan berolahraga.

Tanaman Berkhasiat Obat

Mengkudu :
buah mengkudu dapat mngobati penyakit diabetes karena mengandung bahan aktif yang bersifat hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah)

Pare :
bisa mengobati penyakit diabetes. dalam buah pare mengandung zat charantin dan polypeptide-p insulin yang mampu merangsang sel beta pankreas untuk mensekresi insulin.

Temulawak :
rimpang temulawak memiliki kandungan senyawa berkhasiat yaitu kurkuminoid dan minyak astri. merkhasiat untuk mengobati penyakit seperti diare, sembelit, ampedu, ambeien,liver,radang sendi (rematik), kanker, AIDS, dan flu burung.

Kunyit :
kandungan senyawa khasiatnya adalah kurkuminoid dan minyak astri. pada studi muktahir menunjukkan bukti bahwa ekstrak kunyit bersifat antioksidan,antimunodefisiensi virus pada manusia, anti inflamasi, dan menghambat karsinogenesis dan pertumbuhan sel kanker.

SUMBER : MAJALAH KEMALA BHAYANGKARI

Rabu, 06 Januari 2010

JAKARTA BANJIR LAGI..........

Musim hujan kini telah tiba, banjir pun dimana-mana bisa terjadi khususnya di kota Jakarta. Tidak adanya kesadaran yang tinggi terhadap lingkungan menyebabkan banjir yang setiap tahunnya menjadi langganan di wilayah-wilayah Jakarta dan bahkan semakin besar kemungkinannya untuk meluas ke wilayah-wilayah yang tadinya tak tersentuh oleh banjir. Kurangnya penghijauan juga merupakan salah satu penyebab terjadinya banjir, penghijauan di kota Jakarta kini telah berganti menjadi gedung-gedung bertingkat, yang tentunya tidak bisa dijadikan serapan air ketika hujan turun. Minimnya penampungan air di kota ini menjadikan masyarakatnya kebal akan bencana banjir yang setiap tahunnya melanda Jakarta.

Di sekitar rumah saya misalnya, tempat saya tinggal merupakan salah satu tempat langganan banjir, apalagi kawasan utara yang dekat dengan laut, jika hujan tinggi dan di tambah pasangnya air laut maka banjir yang terjadi juga sangat tinggi. Kadang saya suka kesal sendiri dengan kejadian tiap tahunnya, kenapa sih masyarakat kita khususnya di Jakarta ini tidak pernah mau merubah kebiasaan-kebiasaan yang selama ini menyebabkan banjir. Sampah saja masih terlihat di kali-kali sekitar rumah saya. Kenapa sih kesadaran masyarakat kita sangat minim sekali?? Tak adakah niat untuk menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk itu?! Setidaknya mulai lah dari yang kecil dengan tidak membuang sampah ke kali,menanam tanaman penghijauan disekitar rumah atau di sekitar kali agar ada resapan untuk air dari hujan yang turun.

Upaya pemerintah daerah juga tak serta merta dapat membebaskan kota Jakarta dari banjir, memang saya sering melihat di kali ada penggerukkan Lumpur, bahkan telah dua kali saya lihat,tapi tetap saja tidak membebaskan kami dari banjir. Mulailah dari dini untuk tidak membuang sampah sembarangan, membuat penghijauan di sekitar rumah, dan yang paling utama adalah tidak membuang sampah ke kali. Entah kapan kota Jakarta akan terbebas dari banjir yang setiap tahunnya datang ke kota ku yang tercinta ini???!!!